Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Fakta Menarik Seputar Ban Motor Yang di Gunakan Pada MotoGP

Journeyotomotif.com - Pemilihan ban yang tepat sering kali menjadi faktor penentu kemenangan pada ajang balap motor tercepat di dunia MotoGP. Dan tetntunya ada beberapa fakta menarik seputar ban balap MotoGP.

4 Fakta Menarik Seputar Ban Motor Yang di Gunakan Pada MotoGP

Dikutip dari situs boxrepsol.com, sebelum balapan di mulai para pembalap akan bertemu timnya untuk memilih di antara tiga jenis kompon (soft, medium, hard, dsb). Ada 4 fakta menarik untuk ban balap pada ajang balap motor tercepat di dunia ini.

1. Tekanan

Ban harus di jaga tekanan udaranya sesuai dengan rekomendasi dan standart nya, baik untuk menjaga keselamatan pembalap dan untuk memberikan performa maksimal.

Setiap ban akan diberikan sensor pada tiap sisinya, yakni sisi kanan, sisi tengah, dan sisi kiri. Tujuannya untuk menjaga tekanan tetap sesuai dengan batas yang diizinkan.

Umumnya, batas yang diperbolehkan adalah 2 bar (29 psi) untuk ban depan dan 1,8 bar (26,1 psi) untuk ban belakang.

Tekanan yang rendah menghasilkan kontak yang lebih baik dengan aspal. Tapi dampaknya akan memengaruhi stabilitas motor dan membuat temperatur ban meningkat. Sedangkan tekanan yang terlalu tinggi, dapat mengurangi cengkraman ban.

4 Fakta Menarik Seputar Ban Motor Yang di Gunakan Pada MotoGP

2. Temperatur

Agar ban balap bisa menghasilkan performa yang optimal, ban tersebut harus mencapai temperatur tertentu agar bisa mencengkram aspal dengan baik.

Biasanya ban harus disimpan terlebih dahulu di kotak pemanas selama satu jam, untuk mencapai temperatur 90 derajat celcius sebelum motor di gunakan di trek.

Temperatur ban yang ideal untuk balapan adalah 100 derajat celcius untuk ban depan dan 120 derajat celcius untuk ban belakang.

3.Kekuatan

Ban balap terbuat dari karet pada temperatur yang sangat ekstrem. Ban tersebut berputar pada motor dengan bobot 150 kilogram. Maka itu, ban harus memiliki ketahanan yang luar biasa.

Saat akselerasi di trek lurus, ban belakang akan menerima kekuatan lebih dari 2.200 newton. Dan saat pembalap melakukan pengereman keras, ban depan bisa menerima kekuatan lebih dari 2.500 newton.

Saat ditikungan, kekuatan yang di terima ban lebih dari 2.000 newton. Kekuatan tersebut sama seperti menarik ban dengan berat lebih dari 200 kilogram.

4.Kontak dengan Permukaan

Hal yang paling menakjubkan dari balapan motor tercepat ini adalah kontaknya dengan aspal. Bidang sentuhnya dengan permukaan aspal hanya sebesar koin 2 euro.

4 Fakta Menarik Seputar Ban Motor Yang di Gunakan Pada MotoGP

Sedangkan ban depan bekerja lebih banyak sebagai sensor untuk pembalap. Pembalap akan menerima feedback dari ban apakah ban cukup mencengkram aspal atau tidak. Semua informasi tersebut di dapat dari kontak ban yang hanya seluas koin tersebut. Hal ini tentu bukan sebuah kebetulan ban dianggap sebagai faktor elemen terpenting dalam ajang balapan ini.

Posting Komentar untuk "4 Fakta Menarik Seputar Ban Motor Yang di Gunakan Pada MotoGP"